Mulai dengan membuka report studio, pilih package Great Outdor Company, dan pilih Crosstab sebagai report template-nya.
Dua bagian penting dari report studio adalah data source dan report template.
Untuk membentuk sebuah report, Anda mengambil item dari data source dan Anda letakkan ke bagian di dalam report template. Item-item yang telah Anda letakkan ke bagian di dalam report template ini adalah data source terpilih yang disebut Data Item.
Beberapa data source terpilih atau data item membentuk yang namanya query. Jelas?
Kesimpulannya adalah setiap report wajib memiliki query. Keduanya memiliki hubungan yang dikaitkan oleh properties report.
Query berisikan data item yang diperlukan oleh report. Sekarang kita mulai masuk kepada yang lebih detail, yaitu bagaimana secara visual report studio menampilkan source, query, report dan properties.
Source dan Data Item (pembentuk Query)
Source adalah salah satu bagian dari insertable objects, bagian yang lain adalah data item, dan toolbox. Berikut adalah Insertable Objects yang memiliki 3 tab atau halaman:
Anda melihat pada tab Data Items hanya ada nama Query-nya yaitu Query1, dan belum memiliki data item. Coba Anda ikuti langkah berikut:
- Dalam tab source, expand dimension Products, expand hierarchy Products dan drag level Product line ke bagian Row di dalam crosstab.
- Expand dimension Years, expand hierarchy Years dan drag level Year ke bagian Column di dalam crosstab.
- Expand Measures, drag measure Quantity sold ke bagian measure di dalam crosstab.
Keterkaitan Report dengan Query
Crosstab dan Query1 dari latihan di atas dikaitkan oleh properties-nya crosstab. Cara melihatnya adalah demikian:
- Seleksi crosstab dengan cara klik sembarang bagian dalam crosstab, misal Anda klik <#Product line#>.
- Pada bagian judul jendela Properties, klik Ancestor, pilih crosstab.
- Anda melihat pada properties bagian Data, item Query memiliki value Query1. Inilah yang mengaitkan antara Report dengan Query.
Lebih detail lagi kita lanjut dalam next post.
